SELAMAT BERGABUNG

ALAM ADALAH TEMPAT KITA HIDUP YANG LEBIH BAIK
SUDAHKAH KITA BERSAHABAT DENGAN ALAM.....???

21 Des 2010

PENGELOLAAN MIKRO HIDRO



DASAR-DASAR PENGELOLAAN MIKRO HIDRO
1.      PONDASI DAN VISI
1.1.   PONDASI
Pada umumnya yang selama ini ada di Negara kita, pondasi dari pengelolaan mikro hidro adalah masyarakat. Yang maksudnya adalah mikro hidro ini di rencanakan oleh masyarakat, di gunakan oleh masyarakat dan hasilnya juga untuk masyarakat
1.2.   VISI
Visi pengelola mikro hidro adalah perbaikan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan energi perdesaan secara kesinambungan dengan partisipasi dan dukungan aktif masyarakat. Visi ini dapat tercapai manakala semua lapisan masyarakat baik yang mamanfaatkan secara langsung maupun masyarakat yang tidak memanfaatkan mikro hidro, mendukung sepenuhnya keberadaan mikro hidro ini demi keberlangsungan dan keselarasan kehidupan masyarakat banyak.
2.      PERAN PENGELOLA MIKRO HIDRO

Peran pengelola di sini di maksudkan agar pengelola mikro hidro ini nantinya sebagai agen-agen masyarakat yang akan merubah dan membawa masyarakat yang lebih baik, adapun agen-agen tersebut meliputi :

2.1.   Agen Perbaikan Kualitas Hidup

Agen ini nantinya akan bertugas sebagai penggerak dengan cara menyediakan pelayanan listrik yang berkualitas agar masyarakat dapat menikmati layanan energi yang berkesinambungan sehingga dari pelayanan yang berkualitas tersebut di harapkan dapat merubah kualitas hidup masyarakat pula melalui pemanfaatan energy listrik sebagai sarana penunjang peningkatan kualitas hidup masyarakat banyak.

2.2.   Agen Pengembangan Kapasitas Organiasi Desa

Agen ini yang nantinya diharapkan sebagai symbol atau contoh salah satu organisasi di masyarakat yang bias menunjukkan  pengelolaan organisasi yang baik, pengoperasian dan perawatan mikro hidro yang baik serta dapat dipertanggungjawabkan di hadapan seluruh masyarakat.

2.3.   Agen Pemberdayaan Masyarakat

Dalam pengelolaan suatu mikro hidro tidak lepas dari agen ini, karena agen inilah yang di anggap sebagai kunci atau parameter dari sebuah pengembangan mikro hidro di Indonesia, karena gagalnya pengelolaan mikro hidro di sebabkan oleh gagalnya agen ini. Tugas dari agen ini adalah tugas yang sangat berat di bandingkan dengan agen-agen yang lain, karena agen ini yang menjadikan masyarakat yang tadinya tidak ber daya menjadi lebih berdaya dengan dampak adanya pengembangan mikro hidro di daerahnya. Adapun sasaran dari agen ini adalah pemberdayaan wanita  dan masyarakat miskin yang ada di sekitar pengelola mikro hidro


3.      BENTUK-BENTUK PENGELOLA MIKRO HIDRO

di Indonesia paling tidak ada 3 pengelola mokro hidro, antara lain :

3.1.   Koperasi Desa.

Salah satu bentuk pengelola mikro hidro di Indonesia adalah koperasi yang  bisa menjadi usaha utama dalam artian pendirian koperasi tersebut dengan tujuan sebagai wadah untuk pengelola mikro hidro atau sebagian dari bisnis koperasi (mikro hidro menjadi bagian dari salah satu usaha koperasi)

3.2.   Perusahaan Desa.

Bentuk ini biasanya ada di bawah organisasi pemerintahan desa atau juga bias di sebut dengan badan usaha milik desa (BUMDes) yang mana manajemen pengelolaan dari mikro hidro tersebut berada pada kendali pemerintah desa.

3.3.   Kelompok Pengguna Mikro Hidro.

Bentuk pengelola ini banyak dipakai di Indonesia, ini juga bias di sebut dengan paguyuban atau kumpulan pengelola mikro hidro. Alas an dari kenapa di Indonesia memakai istilah ini adalah karena keyakinan dan rasa memiliki mikro hidro tersebut sangat kuat dan mereke menganggap bahwa kalau mereka lemah maka mikro hidro ini akan hancur dan mayarakat sendiri yang merasakannya. Bentuk seperti ini juga yang paling baik dan berjalan lancer akan pengelolaan mikro hidro di Indonesia.


4.     CONTOH PENGELOLA MIKRO HIDRO


5.     PRINSIP KERJA
Walaupun status kepengelolaan berbeda-beda namun prinsip kerjanya adalah sama yaitu :

5.1.   Transparansi.
Prinsip ini penting untuk menjaga partisipasi aktif masyarakat

5.2.   Partisipasi Masyarakat.
Masyarakat harus terlibat dalam pengelolaan mikro hidro khususnya dalam pengawasan

5.3.   Pemberdayaan Masyarakat.
Perbaikan kualitas hidup masyarakat harus ada dengan adanya mikro hidro

5.4.   Kerjasama.
Pengelola harus mampu bekerjasama dengan instansi lain, jika perlu, untuk meningkatkan dampak positif dari keberadaan mikro hidro 
6.      STRUKTUR ORGANISASI UMUM

ž  Struktur organisasi umum ini mencerminkan “partisipasi masyarakat”
ž  Kekuasaan tertinggi berada di tangan pelanggan (masyarakat)
ž  Pelanggan memiliki hak untuk mengawasi kerja pengelola
ž  Struktur organisasi ini pada dasarnya bisa diterapkan pada tiga jenis kepengelolaan di atas
7.      ASPEK HUKUM DAN PERATURAN

7.1.   Aspek hukum penting diperhatikan karena legalitas pengelola akan memberi kesempatan untuk mengembangkan bisnis seluas-luasnya
7.2.   Legalitas juga merupakan syarat awal untuk berbagai keperluan seperti membuka rekening bank
7.3.   Syarat-syarat hukum berbeda untuk setiap jenis organisasi

8.      ASPEK HUKUM DAN PERATURAN KHUSUS KOPERASI
8.1.   Untuk koperasi diperlukan AKTA PENDIRIAN yang diurus oleh notaris
8.2.   AKTA PENDIRIAN dikeluarkan oleh Departemen Koperasi dan Usaha Kecil Menengah
8.3.   Untuk perusahaan desa dan kelompok pengguna mikro hidro aturannya lebih bebas. Yang diperlukan adalah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART)
8.4.   AD dan ART memberikan aturan dasar bagi pengelola
8.5.   AD dan ART juga merupakan syarat dasar membuka rekening di bank

9.      MEKANISME KERJA ORGANISASI

9.1.   Prosedur dalam suatu organisasi harus dicantumkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga
9.2.   Setiap masyarakat memiliki hak untuk berpartisipasi dalam membentuk/menyusun prosedur keorganisasian mereka
9.3.   Berdasarkan struktur organisasi umum maka prosedur harus mencerminkan partisipasi masyarakat
9.4.   Hal penting yang perlu diperhatikan adalah tugas-tugas dasar dan pertanggungjawaban pengelola
9.5.   Lihat contoh AD dan ART


Tidak ada komentar:

KAMI SIAP MEMBANTU MASALAH ANDA

believe

Your Believe is Our Service
Ganti Ukuran Teks

- + + + +


Member

life

THIS IS MY LIFE

Makna akan arti kehidupan

Jadikanlah hidup ini bermakna panjang dan damai bagi kehidupan,..........
Bermula dari adanya kemanusiaan itu sendiri dan berlanjut sampai kita meninggalkan dunia ini.
Dengan demikian, secara pribadi kita beruntung dengan berlipat gandanya umur kita.
Persepsi tentang hidup seperti ini akan melipat gandakan perasaan dan nilai hari-hari kita. sebab hidup bukanlah sekedar bilangan tahun, akan tetapi lebih dari itu, hidup merupakan bilangan dari kata akan arti hidup itu sendiri.
Sudahkah hidup kita bermakna bagi orang lain,....? dan karena berapa panjang hidup ini, orang akan mengenang kebaikan kita walaupn kita sudah meninggalkan dunia ini.
Ataukah hidup kita ini hanyalah sepanjang umur biologis kita saja,...? sehingga pada saat kita meninggal maka semua akan selesai dan semua menjadi usang.
Hanya kita yang bisa menilai akan "ARTI KEHIDUPAN INI". { by. cak Nun }
SAMPAI KAPAN KITA DI BELENGGU OLEH "KEBODOHAN"