SELAMAT BERGABUNG

ALAM ADALAH TEMPAT KITA HIDUP YANG LEBIH BAIK
SUDAHKAH KITA BERSAHABAT DENGAN ALAM.....???

5 Jan 2013

Penjelasan Lengkap Tentang Karakteristik Turbin Air Cross Flow untuk PLTMH

Ada banyak tipe turbin yang dipakai untuk tenaga penggerak generator pada pembangunan PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro). Ternyata Pemakaian jenis Turbin Cross-Flow lebih menguntungkan dibanding dengan pengunaan kincir air maupun jenis turbin mikro hidro lainnya...

Berikut alasannya :
 I. KLASIFIKASI TURBIN AIR

Dengan kemajuan ilmu Mekanika fluida dan Hidrolika serta memperhatikan sumber energi air yang cukup banyak tersedia di pedesaan akhirnya timbullah perencanaan-perencanaan turbin yang divariasikan terhadap tinggi jatuh ( head ) dan debit air yang tersedia. Dari itu maka masalah turbin air menjadi masalah yang menarik dan menjadi objek penelitian untuk mencari sistim, bentuk dan ukuran yang tepat dalam usaha mendapatkan effisiensi turbin yang maksimum.

Pada uraian berikut akan dijelaskan pengklasifikasian turbin air berdasarkan beberapa kriteria.
1.1. Berdasarkan Model Aliran Air Masuk Runner.
Berdasaran model aliran air masuk runner, maka turbin air dapat dibagi menjadi tiga tipe yaitu
  1. Turbin Aliran Tangensial
  2. Pada kelompok turbin ini posisi air masuk runner dengan arah tangensial atau tegak lurus dengan poros runner mengakibatkan runner berputar, contohnya Turbin Pelton dan Turbin Cross-Flow.
    1.Turbin_Aliran_tangensial
  3. Turbin Aliran Aksial
  4. Pada turbin ini air masuk runner dan keluar runner sejajar dengan poros runner, Turbin Kaplan atau Propeller adalah salah satu contoh dari tipe turbin ini.
    2.Model_Aliran_Aksial
  5. Turbin Aliran Aksial - Radial
  6. Pada turbin ini air masuk ke dalam runner secara radial dan keluar runner secara aksial sejajar dengan poros. Turbin Francis adalah termasuk dari jenis turbin ini.
    3.turbinaksial_radial
1.2. Berdasarkan Perubahan Momentum Fluida Kerjanya.
Dalam hal ini turbin air dapat dibagi atas dua tipe yaitu :
  1. Turbin Impuls.
  2. Semua energi potensial air pada turbin ini dirubah menjadi menjadi energi kinetis sebelum air masuk/ menyentuh sudu-sudu runner oleh alat pengubah yang disebut nozel. Yang termasuk jenis turbin ini antara lain : Turbin Pelton dan Turbin Cross-Flow.
  3. Turbin Reaksi.
  4. Pada turbin reaksi, seluruh energi potensial dari air dirubah menjadi energi kinetis pada saat air melewati lengkungan sudu-sudu pengarah, dengan demikian putaran runner disebabkan oleh perubahan momentum oleh air. Yang termasuk jenis turbin reaksi diantaranya : Turbin Francis, Turbin Kaplan dan Turbin Propeller.
1.3. Berdasarkan Kecepatan Spesifik (ns)
Yang dimaksud dengan kecepatan spesifik dari suatu turbin ialah kecepatan putaran runner yang dapat dihasilkan daya effektif 1 BHP untuk setiap tinggi jatuh 1 meter atau dengan rumus dapat ditulis ( Lal, Jagdish, 1975 ) :
ns  =   n .  Ne 1/2 / Hefs5/4

Dimana :
ns = kecepatan spesifik turbin
n = Kecepatan putaran turbin ....... rpm
Hefs = tinggi jatuh effektif ...... m
Ne = daya turbin effektif ...... HP
Setiap turbin air memiliki nilai kecepatan spesifik masing-masing, tabel 1. menjelaskan batasan kecepatan spesifik untuk beberapa turbin kovensional ( Lal, Jagdish, 1975 )


tabel1_kecepatan_spesifik

1.4. Berdasarkan Head dan Debit.
Dalam hal ini pengoperasian turbin air disesuaikan dengan potensi head dan debit yang ada yaitu :
  1. Head yang rendah yaitu dibawah 40 meter tetapi debit air yang besar, maka Turbin Kaplan atau propeller cocok digunakan untuk kondisi seperti ini.
  2. Head yang sedang antara 30 sampai 200 meter dan debit relatif cukup, maka untuk kondisi seperti ini gunakanlah Turbin Francis atau Cross-Flow.
  3. Head yang tinggi yakni di atas 200 meter dan debit sedang, maka gunakanlah turbin impuls jenis Pelton.
Gambar 7. menjelaskan bentuk kontruksi empat macam runner turbin konvensional.

4.Jenis_Runner

Turbin Cross-Flow memiliki karakteristik yang spesifik dibanding jenis penggerak turbin lainnya diantaranya ialah :
2.1. Keunggulan Turbin Cross-Flow

Turbin Cross-Flow adalah salah satu turbin air dari jenis turbin aksi  (impulse turbine). Prinsip kerja turbin ini mula-mula ditemukan oleh seorang insinyur Australia yang bernama A.G.M. Michell pada tahun 1903. Kemudian turbin ini dikembangkan dan dipatenkan di Jerman Barat oleh Prof. Donat Banki sehingga turbin ini diberi nama Turbin Banki kadang disebut juga Turbin Michell-Ossberger (Haimerl, L.A., 1960).
KAMI SIAP MEMBANTU MASALAH ANDA

believe

Your Believe is Our Service
Ganti Ukuran Teks

- + + + +


Member

life

THIS IS MY LIFE

Makna akan arti kehidupan

Jadikanlah hidup ini bermakna panjang dan damai bagi kehidupan,..........
Bermula dari adanya kemanusiaan itu sendiri dan berlanjut sampai kita meninggalkan dunia ini.
Dengan demikian, secara pribadi kita beruntung dengan berlipat gandanya umur kita.
Persepsi tentang hidup seperti ini akan melipat gandakan perasaan dan nilai hari-hari kita. sebab hidup bukanlah sekedar bilangan tahun, akan tetapi lebih dari itu, hidup merupakan bilangan dari kata akan arti hidup itu sendiri.
Sudahkah hidup kita bermakna bagi orang lain,....? dan karena berapa panjang hidup ini, orang akan mengenang kebaikan kita walaupn kita sudah meninggalkan dunia ini.
Ataukah hidup kita ini hanyalah sepanjang umur biologis kita saja,...? sehingga pada saat kita meninggal maka semua akan selesai dan semua menjadi usang.
Hanya kita yang bisa menilai akan "ARTI KEHIDUPAN INI". { by. cak Nun }
SAMPAI KAPAN KITA DI BELENGGU OLEH "KEBODOHAN"